Kenali Gejala Penyakit di Area Kewanitaan Anda

Kenali Gejala Penyakit di Area Kewanitaan – Area kewanitaan termasuk cukup rentan terserang penyakit. Berbagai jenis penyakit di area genital wanita umumnya terkait dengan siklus menstruasi, penggunaan alat kontrasepsi, pertambahan usia, seks, infeksi, konsumsi obat-obatan ataupun perubahan sehabis melahirkan. Umumnya, sinyal pertama dari adanya masalah pada area vagina ialah keputihan. Selain itu pula, gejala lainnya ialah perubahan frekuensi buang air kecil dan rasa panas pada saat akan buang air kecil.

Bila Anda mengalami keputihan yang tak biasa, maka kemungkinan ini ada hubungannya dengan beberapa hal kondisi ini:

  1. Infeksi pada vagina; misalnya berupa infeksi jamur, trichomoniasis, herpes genital, vaginosis bakterialis,.
  2. Infeksi di area serviks wanita, ataupun kondisi yang dikenal dengan cervicitis.
  3. Terdapat benda asing yang tertinggal dalam vagina, seperti tampon.
  4. Infeksi menular seksual contohnya gonorea atau klamidia.
  5. Akibat dari aktivitas seks yang dilakukan, seperti oral dan juga anal seks.
  6. Pemakaian obat-obatan pada area vagina.
  7. Pemakaian produk pembersih vagina yang tak tepat atau douching. Douching ialah membasuh ataupun membilas vagina dengan cara menyemprotkan air ataupun cairan lain (larutan douching) kedalam vagina. Cairan ini dimasukkan kedalam botol kemudian disemprotkan kedalam vagina lewat suatu tabung dan juga ujung penyemprot.

Kenali Gejala Penyakit di Area Kewanitaan Anda

Kenali Gejala Penyakit di Area Kewanitaan

Rasa nyeri di area panggul bisa diakibatkan salah satunya karena gangguan pada sistem reproduksi; seperti: kista ovarium yang bisa menyebabkan rasa sakit pada panggul dan juga pendarahan di luar siklus haid.

Bila gejala Anda menunjukkan adanya sebuah kemungkinan infeksi menular seksual, maka lakukan langkah-langkah pencegahan sebagai berikut :

  1. Hindari melakukan kontak seksual ataupun aktivitas seksual berupa apapun dengan pasangan hingga Anda benar-benar dinyatakan bebas dari infeksi menular seksual. Hal ini perlu dilakukan agar supaya tak terjadi penyebaran infeksi yang lebih jauh.
  2. Hindari melakukan douching yang bisa mengganggu keseimbangan flora normal atau bakteri baik didalam vagina. Douching bisa memperparah infeksi sampai masuk ke rahim dan tuba falopi, juga akan menyebabkan peradangan pelvis. Baca juga; 9 Makanan Penyebab Kanker

Kehadiran ataupun pertumbuhan jamur, bakteri ataupun virus, bisa mengakibatkan infeksi pada vagina. Infeksi vagina ini bisa terjadi saat terjadi ketidakseimbangan ekosisstem yang hidup pada area genital wanita. Berikut ini ialah 3 jenis infeksi vagina yang umum terjadi:

  1. Candida vulvovaginitis yang diakibatkan karena infeksi jamur
  2. Infeksi bakteri contoh bacterial vaginosis
  3. Infeksi parasit contoh trichomoniasis

Gejala umum dari adanya infeksi vagina diantaranya adanya perubahan ataupun peningkatan jumlah keputihan, dan warna yang tak biasanya (kehijauan, keabuan, ataupun kekuningan), vagina yang memerah, gatal atau terasa sakit, berbau, membengkak, berasa terbakar pada saat buang air kecil atau juga keluar darah. Baca juga; Kenali tanda Osteoporosis

Bagi wanita hamil yang sedang mengalami gejala-gejala penyakit pada vagina perlu segera memeriksakan diri ke dokter untuk memperoleh pengobatan dengan tepat.

Kenali Gejala Penyakit di Area Kewanitaan Anda | Planter | 4.5