Manfaat dan Khasiat Tanaman Kemenyan serta Ciri-cirinya

Tuesday, December 13th, 2016 - Tanaman Obat

Manfaat dan Khasiat Tanaman Kemenyan serta Ciri-cirinya – Mungkin anda sudah tahu tentang kemenyan, di Indonesia kemenyan biasa dianggap sebagai sesuatu yang mistis, ghaib dan berhubungan erat dengan perdukunan, namun apa sebenarnya tanaman kemenyan itu ? Manfaat kemenyan

MANFAAT dan KHASIAT KEMENYAN

Pada abad kesepuluh, Ibnu Sina, seorang ahli pengobatan Arab, telah merekomendasikan kemenyan sebagai obat untuk penyakit muntah, tumor, bisul, disentri dan juga demam.

Dalam metode pengobatan Cina, kemenyan biasa dipakai untuk mengobati masalah kulit dan juga pencernaan.
Sedangkan di Negara India, kemenyan biasa dipakai untuk mengobati penyakit arthritis. Manfaat kemenyan sebagai obat arthritis ini memperoleh dukungan dari sebuah penelitian laboratorium Amerika Serikat.

Kemenyan yang umumnya dipakai untuk urusan mistis rupanya berdasar hasil penelitian juga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat, Penelitian yang telah dilakukan oleh King Abd Al-Aziz University, Arab Saudi, mengemukakan bahwa kemenyan dapat menurunkan kadar kolesterol jahat.

Kemenyan biasa dipakai dalam industri farmasi yakni sebagai bahan pengawet dan juga campuran obat batuk.
Dalam industri parfum biasa digunakan bahan baku wewangian.

Secara tradisional, kemenyan dipakai sebagai campuran dupa yakni dalam kegiatan spiritual yang tak lain adalah sarat utama dari sebuah Sesajen. Kemenyan memiliki sifat fiksatif sehingga dapat mengikat minyak atsiri agar supaya tak terlalu cepat menguap.
pemakaian lainnya ialah sebagai bahan campuran dalam sebuah industri rokok klembak-menyan.

Penggunaan kemenyan sudah dikenal luas di negeri kita utamanya sebagai bahan obat, yakni  sebagai obat tradisional ataupun industri rokok, batik dan juga upacara ritual. Lebih dari itu tanaman kemenyan termasuk sebagai golongan styrax yang memiliki kandungan senyawa kimia yang bisa dipakai sebagai obat-obatan.
Kayu kemenyan bisa dipakai untuk bangunan rumah dan juga jembatan dan akarnya memiliki kandungan cairan berwarna kemerah-merahan yang berguna sebagai insektisida.

Kemenyan biasa dipakai dalam aroma parfum dan juga aroma terapi, selain itu pula termasuk bahan yang kadangkala dipakai dalam perawatan kulit. Minyak esensial ini didapat dengan destilasi atau penyulingan uap dari getah kering. Beberapa bau asap kemenyan merupakan produk dari pirolisis.
Kemenyan juga biasa dipakai di berbagai gereja Kristen termasuk Ortodoks Timur.
Dalam Kristen dan juga Islam memiliki kemenyan untuk dipakai dengan cara dicampur dengan minyak untuk mengurapi bayi yang baru lahir, inisiasi, dan juga anggota yang memasuki fase baru dalam kehidupan spiritual mereka.

 

DESKRIPSI TANAMAN KEMENYAN
Kemenyan termasuk dalam pohon yang besar, tingginya bisa mencapai 24 hingga 40 M dengan diameter 60 sampai 100 cm.
Berabad-abad tahun lamanya, kemenyan yang asalnya dari kayu gaharu ataupun getah pohon damar termasuk komoditas menghasilkan dan bergengsi dalam lingkup sebuah perdagangan di Jalur Sutra. Di jalur perdagangan yang terbentang dari Cina hingga ujung Turki, kemenyan bahkan dapat menjadi lebih mahal dari emas maupun intan permata.

Tempat tumbuhnya tanaman kemenyan ini cukup bervariasi yakni mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi pada yakni ketinggian 60 sampai 2100 meter dpl. Tanaman kemenyan tak membutuhkan persyaratan yang cukup istimewa terhadap jenis tanahnya. Karena tanaman ini bisa tumbuh pada tanah Podsolik, Regosol, Andosol, Latosol, dan juga berbagai jenis asosiasi lainnya mulai dari tanah dengan tekstur berat hingga ringan dan tanah yang kurang subur maupun jenis tanah subur. Jenis tanaman ini biasa tumbuh pada tanah yang memiliki Porositas tinggi sehingga gampang meresap air.

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa populasi pohon kemenyan sudah cukup menurun, sebagian dikarenakan eksploitasi yang berlebih. Contohnya yakni penyadapan amat tinggi pada Pohon kemenyan yang akan menghasilkan biji yang bisa tumbuh cuma 16% sedangkan biji pohon yang belum disadap memiliki persentase berkecambah yakni lebih dari 80%. Selain itu juga, penggembalaan, pembakaran, dan juga serangan oleh kumbang Longhorn sudah mengurangi terhadap populasi pohon.
Tanaman kemenyan bisa diperbanyak dengan biji.

Artikel menarik lainnya:

KANDUNGAN ZAT TANAMAN KEMENYAN

Tanaman Kemenyan memiliki kandungan materi resin, olibanol, dan terpenes. Kandungan lain yakni berupa flavonoida, saponin dan polifenol. Dan saat ini para ilmuwan sudah mulai mengamati bahwa terdapat kandungan dalam kemenyan yang dapat menghentikan penyebaran kanker. Akan tetapi, belum diketahui dengan pasti kemungkinan kemenyan sebagai zat antikanker.

Resin kemenyan baru dapat dihasilkan oleh pepagan jika batang mengalami infeksi oleh jenis fungi atau jamur tertentu. Resinnya utamanya mengandung asam benzoat dan juga turunannya, seperti vanilin, stirol (bukan sterol!), lubanolbenzoat, sumaresinol, benzaldehida, fenilpropilsinamat dan benzilsinamat.

CIRI-CIRI TANAMAN KEMENYAN

Bagian BATANG
Batang kemenyan berbentuk lurus dengan percabangan yang sedikit. Kulit beralur tak terlalu dalam (3–7 mm), kulitnya berwarna merah anggur, kulit bagian luar halus hingga retak-retak ke arah vertikal atau memiliki lekukan halus, Kulit bagian dalamnya lunak, berwarna kecoklatan hingga merah, merah muda ataupun merah keunguan, kayu gubalnya warna putih.

Bagian DAUN
Kemenyan  memiliki daun tunggal dan tersusun spiral, bentuk daun oval bulat, bulat memanjang (elips) dengan dasar daun yang bulat dan ujung runcing. Panjang daunnya bisa mencapai 4–15 cm, lebar daunnya 5-7,5 cm, tangkai daun 5 hingga 13 cm, helai daun memiliki nervi 7-13 pasang. Helai daun yang halus, permukaan bawah sedikit mengkilap warna putih hingga abu-abu. Warna daun jenis tanaman kemenyan Toba lebih gelap warna kecoklatan dan lebih tebal jika dibandingkan dengan jenis durame.
Bunga

BUNGA
Kemenyan memiliki jenis daun tunggal yang tersusun secara spiral dan bentuk oval, bulat memanjang dengan ujung daun yang meruncing. Bunga kemenyan berkelamin dua yang mana bunganya memiliki tangkai panjang antara 6 hingga 11 cm, daun mahkota bunga 9 hingga 12 helai dengan ukuran 2-3,5 mm. Tanaman Kemenyan memiliki bunga secara teratur 1 kali setiap tahun. Waktu berbunga dimulai bulan Nopember, Desember hingga Januari. Jenis bunga majemuk, bentuk tandan atau malai pada ujung ataupun ketiak daun.

BUAH dan BIJI
Buah kemenyan memiliki bentuk bulat dan lonjong dengan ukuran yang lumayan kecil ukuran 2,5–3 cm. Biji kemenyan memiliki ukuran 15–19 mm, bijinya warna coklat keputihan.
Biji kemenyan ada di dalam daging buah yang lumayan tebal dan juga keras, hal ini terbukti buah kemenyan yang masih normal dan buah tak rusak walau sudah beberapa bulan jatuh dari pohonnya. Bentuk buah dan biji kemenyan cukup bervariasi sesuai dengan jenisnya. Bentuk buah dan biji bisa dipakai untuk membedakan jenis kemenyan dibanding bagian tanaman kemenyan yang lain (bagian daun, batang dan sebagainya).
Biji kemenyan Toba warnanya coklat tua dan gelap dibanding jenis Durame ataupun Bulu.

Manfaat dan Khasiat Tanaman Kemenyan serta Ciri-cirinya | Planter | 4.5