Tanaman Obat Penyakit Radang Usus (Enteritis)

advertisement

Radang Usus ialah sebuah peradangan pada usus, utamanya bagian ujung usus halus. Peradangan ini dapat menyebabkan selaput lendir usus halus akan mengalami abses, menebal, dan jadi kehilangan kelenturannya. Peradangan meluas lewat dinding usus dan bisa meyebar mengenai usus besar.

Adapun penyebab pasti dari penyakit ini belum dapat diketahui, namun faktor-faktor yang mungkin menjadi penyebab ialah alergi, gangguan pada pertahanan tubuh, ataupun infeksi. tekanan emosional juga dapat memperparah penyakit tersebut.

Gejala dan tanda radang usus diantaranya ialah diare kronis, lemak berlebih di feses, kram dan juga sakit perut yang sering kambuh, utamanya pada bagian kanan bawah. Terkadang rasa sakitnya mirip radang usus buntu yang akut. Adapun gejala lain yakni berupa tak nafsu makan dan berat badan jadi turun, sering mual-mual, dan terjadi peradangan di sekitar anus.Tanaman Obat Penyakit Radang Usus

Tanaman Obat Penyakit Radang Usus

Pencegahan dan Perawatan

  1. Perbanyak minum air putih agar terhindar dari dehidrasi dan beristirahat cukup
  2. hindarilah minuman beralkohol dan produk susu, karena akan dapat mengiritasi
  3. konsumsilah makanan tinggi kadar vitamin dan juga protein, namun rendah serat

 

Tanda-tanda Penyakit Radang Usus:

Rasa sakit mulas di bagian perut bagian bawah, seringkali buang air besar beraknya cair dan juga berlendir (mencret), Setelah buang air besar badan terasa letih. terkadang muntah-muntah dan merasa ada tekanan yang berat pada lambung.

 

Cara Tradisional untuk Mengatasi Penyakit Radang Usus:

  1. Penderita harus istirahat dengan cara berbaring. Kakinya perlu dipanaskan, contohnya dengan botol yang berisi air hangat. Perutnya dikompres dengan air lembab dan ditutup dengan kain kering. Seluruh badan hendaknya dibalut memakai selimut.
  2. Bila kotoran cair sekali dan nampak berbuih, hendaknya diberikan obat pencahar, yang baik adalah kastroli (untuk orang dewasa 2 sampai 3 sendok makan). Jangan diberikan makanan apapun sebelum mencretnya sembuh, boleh minum teh yang tak terlalu pekat.
  3. Bila dengan cara No. 1 dan 2 belum juga berhenti mencretnya, maka buat obat sebagai berikut :

Bahan:

  • Rimpang lempuyang pahit (dibembam setengah panjang jari)
  • Rimpang lempuyang pahit sekitar setengah jari
  • Biji adas sebanyak 7 biji
  • Kayu ules sedikit saja
  • Bawang merah 1 bungkal
  • Kayu pulasari seperempat potong jari
  • Buah gelam (yang kering) 2 buah
  • Biji kedawung (yang telah dibakar) 1 biji

 

Cara meraciknya :
Semua bahan tersebut ditumbuk lumat-lumat, diberikan air secangkir, lalu diperas.

 

Cara pemakaian:
Air perasan ramuan ini diminum sekali habis (ulangi 2 kali sehari).

 

  1. Apabila berak berwarna berwarna kehitaman maka obat No. 3 ini bisa diganti dengan:

Bahan

– Asam yang telah lama satu sendok teh

– Rimpang kunyit (dibebam) setengah panjang jari
– 1 Kemenyan putih sebesar biji kapri
– Air 2 sendok makan

– Garam setengah sendok teh

 

Cara meracik:
Keempat bahan tersebut dilumatkan, kemudian diberi air dan diperas.

 

Cara pemakaian obat:
Air perasan tersebut diminum sekali habis. Ulangi 2 kali sehari.

 

  1. Dilarang mengkonsumsi buah-huahan mentah, makanan yang mengandung rempah-rempah sangat masam atau terlalu manis. Hindari minum susu, kopi ataupun minuman keras. Disarankan bagi si penderita agar selalu makan makanan yang lunak saja.
  2. Jika mencret itu hanya dikarenakan “kena dingin” aja (selesma), maka tak perlu pakai obat pencahar. Buatlah ramuan obat berikut ini :

 

Bahan:
– Daun jambu klutuk sebanyak 10 lembar
– Arang kayu jati setengah potong jari
– Segelas Air

 

Cara meracik :
Semua bahan tadi direbus sampai airnya hanya tersisa setengah gelas.

 

Cara pakai:
Air rebusan tersebut diminum sekali habis. Ulangilah 2 kali sehari.

Ramuan tradisional ialah media pengobatan yang memakai tanaman dengan kandungan bahan-bahan alami sebagai bahan utamanya. Berbagai jenis tanaman yang bermanfaat sebagai obat sebenarnya banyak sekali dan bisa kita peroleh dari lingkungan sekitar, seperti di halaman rumah, pekarangan, ataupun di dapur yang biasa dipakai sebagai bumbu masakan.

 

Kelebihan dari ramuan tradisional

Terdapat banyak sekali keuntungan yang bisa kita peroleh saat memakai ramuan tradisional, diantaranya adalah :

  1. Umumnya, harga ramuan tradisional memang lebih murah bila dibanding dengan obat-obatan produk pabrik, karena bahan baku obat-obatan buatan pabrik sangatlah mahal dan harganya juga sangat bergantung pada banyak komponen.
  2. Bahan ramuan tradisional cukup mudah diperoleh di sekitar lingkungan, bahkan bisa ditanam sendiri sebagai tanaman obat keluarga.
  3. Pengolahan ramuannya tak terlalu rumit, sehingga bisa dibuat di dapur tanpa perlu peralatan khusus dan biaya besar. Hal ini berbeda dengan obat-obatan medis, yang memerlukan alat canggih dalam proses pembuatannya.

Artikel menarik lainnya:

Pemakaian ramuan tradisional punya efek samping negatif yang terbilang kecil bila dibanding obat-obatan medis modern. Hal ini karena, bahan baku ramuan tradisional yang alami atau tak bersifat sintetik. Meski demikian, obat herbal yang baru tetap perlu melewati uji klinis yang sama dengan jenis obat-obatan sintetik. Selama kita mengikuti takaran yang telah dianjurkan, proses pembuatan higienis, dan cara penyimpanan yang juga baik, maka efek samping negatif dari ramuan tradisional ini tak perlu dikhawatirkan.

Tanaman Obat Penyakit Radang Usus (Enteritis) | Planter | 4.5