Tanaman Obat Tradisional Gegar Otak Ringan

Tuesday, August 2nd, 2016 - Tanaman Obat

Tanaman Obat Tradisional Gegar Otak Ringan – Pernahkah mengalami benturan di kepala? bila pernah, maka jangan anggap remeh. terdapat beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang benturan kepala. Apalagi kepala adalah bagian tubuh yang cukup rawan karena dalam tulang tengkorak kepala terdapat aset kehidupan yang amat penting, yakni otak dan sistem saraf pusat lainnya. Dari itu, untuk pengobatan gegar otak ini memerlukan cara herbal dalam mengatasinya.

Benturan di kepala dari yang cukup ringan sampai lebih berat potensial dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Cedera kepala ialah penyebab kematian utama dalam kecelakaan lalu lintas, khususnya kecelakaan bagi pengendara motor yang tak memakai helm. Dalam istilah medis, benturan kepala dikenal dengan Trauma capitis. Benturan keras dapat menyebabkan gegar otak. Dalam bahasa awam, gegar otak ialah bergeraknya jaringan otak di dalam tengkorak.

Pada kecelakaan lalu lintas ataupun trauma fisik lain, benturan yang cukup keras di kepala bisa menimbulkan berbagai jenis gangguan seperti retak dan juga patah tulang tengkorak, pendarahan di dalam tengkorak, dan tak jarang bisa berakibat pada koma dan efek benturan kepala yang lebih ringan yang bisa menimbulkan benjol (hematoma). Benturan kepala juga seringkali terjadi gegar otak (commotion serebri).Tanaman Obat Tradisional Gegar Otak Ringan

Tanaman Obat Tradisional Gegar Otak Ringan

Benturan kepala seringkali menyebabkan terjadinya masalah gegar otak. Gejala gegar otak ini sendiri bila tak ditangani dengan baik, akan menimbulkan komplikasi yang bisa lebih parah. Salah satunya ialah penyakit epilepsi.

Akan tetapi tak semua benturan yang mengenai kepala dapat menyebabkan gegar otak. Itu karena otak telah dilindungi tengkorak yang sangat kokoh ditambah dengan selaput otak sendiri. Karena itulah tak semua benturan langsung dapat menyebabkan terjadinya gegar otak.

Salah satu cedera yang seringkali dialami korban kecelakaan lalu lintas ialah gegar otak yang dipicu oleh benturan di kepala. Gejalanya cukup beragam dan tergantung oleh tingkatannya. Ketahui, agar tak salah mengambil tindakan. Gegar otak dapat dibagi 3 tingkatan dilihat dari tingkat kesadarannya pada 2 jam pertama. Gegar otak ringan, Gegar otak sedang, dan Gegar otak berat.

Gegar otak kedengarannya mungkin menyeramkan, meski terkadang hal itu bisa saja benar atau salah. Gegar otak sendiri adalah sebuah cedera sementara yang dapat menghambat kinerja otak. Pada beberapa kasus, gegar otak dapat membuat kepala memar, pembuluh darah pecah, hingga kerusakan pada saraf.

Penyakit gegar otak merupakan jenis penyakit yang mematikan, bekerja secara diam atau perlahan dan termasuk pembunuh no 2 di dunia karena penyakit ini sudah mewabah utamanya di indonesia 25% penduduk indonesia mengidap penyakit gegar otak yang mana penyakit gegar otak ini dapat mengalami penyumbatan di jaringan sistem jaringan otak sehingga tak mampu menjalankan fungsi sebagaimana mestinya karena jaringan otak yang mengalami pembekuan hal ini di dikarenakan oleh faktor genetik, adanya benturan kecelakaan di bagian kepala belakang, kelainan saraf otak, tingkat stress, penggunaan obat-obatan terlarang dan juga mengkonsumsi alkohol.

Penyebab Gegar Otak

Gegar otak umumnya disebabkan oleh sebuah benturan keras pada kepala. Entah dikarenakan jatuh ataupun sengaja memukulkan kepala pada objek tertentu, seperti pintu atau lemari.

Gejala Gegar Otak

Beberapa gejala umum dari gegar otak ialah adanya rasa sakit di kepala, seperti pusing, telinga berdengung, pingsan, sampai amnesia. Dalam sebuah kasus yang lebih parah, gegar otak juga menjadi penyebab penderita jadi sulit bicara, muntah, mual, lelah yang berlebihan, hilang ingatan, sakit kepala hebat, tak mampu berkonsentrasi, hingga separuh badan menjadi lumpuh seperti stroke.

Fakta Tentang Gegar Otak

Berikut merupakan beberapa fakta yang perlu Anda tahu tentang gegar otak, menurut Andrew Tucker, MD, seorang direktur medis di Kolumbia, bahwa :

  1. Gejala gegar otak kadangkala tak terdeteksi dengan baik, sehingga kita tak tahu bahwa itu gejalanya. Maka dari itu, sebaiknya konsultasi dengan dokter tentang kondisi tersebut.
  2. Jangan terlalu buru-buru saat masa pemulihan. Pasien gegar otak seringkali melanggar jadwal istirahat mereka dan sudah mulai kembali beraktivitas. Itulah kenapa banyak dari mereka akhirnya dapat memperparah penyakit tersebut.
  3. Anak-anak dan perempuan memerlukan waktu lebih banyak dalam proses pemulihan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa otak anak-anak sembuh lebih lambat dibanding otak orang dewasa.
  4. Pasien gegar otak perlu memiliki waktu tidur malam yang cukup berkualitas, yaitu 8 jam. Tidur yang tepat dan juga istirahat yang baik akan sangat penting dalam proses pemulihan otak.
  5. Pasien gegar otak perlu jeli dalam memilih obat-obatan anti nyeri. Untuk masalah gegar otak ringan atau sedang, para ahli medis umumnya menyarankan untuk menggunakan acetaminophen, seperti Tylenol, bukan jenis obat anti-inflamasi nonsteroidal, seperti ibuprofen ataupun aspirin, yang cukup berpotensi bisa meningkatkan resiko perdarahan.
  6. Gejala gegar sakit kepala dapat mencakup sebuah perubahan aktivitas mental, kesulitan dalam koordinasi, kebingungan, dan juga sakit kepala yang memburuk. Bila Anda mengalami gejala-gejala tadi, segeralah ke UGD untuk memperoleh perawatan yang intensif.

 

Pertolongan Pertama Pada Cedera Kepala

  1. Pendarahan di Kepala

Pendarahan di kepala akan lebih berbahaya jika terjadi di daerah di atas telinga ataupun di belakang kepala

Tindakan Pertolongan yang diperlukan:

  • Perhatikanlah apakah ada tulang kepala retak ataupun gangguan pada otak
  • Jika tak ada tanda-tanda tulang kepala retak atau gangguan otak, maka hentikan pendarahan dengann cara menekannya langsung pada tempat luka
  • Jika ada tanda-tanda tulang kepala yang retak atau gangguan otak tekanan langsung akan cukup berbahaya.

Cara mencoba menghentikan pendarahan:

  • Dengan menggunakan 3 jari tangan, nadi leher ditekan ke bagian belakang ibu jari tangan yang menekan diletakkan pada tengkuk
  • kemudian, nadi ditekan ke arah ibu jari
  • Nadi yang ditekan ialah nadi yang terletak di sisi yang sama dengan letak terjadinya pendarahan
  1. Luka Terbuka pada Kepala

Tindakan Pertolongan yang dilakukan:

  • Hentikanlah pendarahan seperti cara di atas
  • Bila tak disertai patah tulang kepala
  • Guntinglah rambut di sekitar luka
  • Bersihkanlah luka dengan cairan yang steril
  • Tutup luka dengan menggunakan kasa steril kemudian balut
  • Bawalah penderita ke dokter atau Rumah sakit
  1. Memar di Kepala

Memar bisa disebabkan oleh terjadinya pukulan benda tumpul.

Tindakan Pertolongan yang dilakukan:

  • Perhatikanlah ada gegar otak atau patah tulang
  • Bila tidak, baringkan si penderita dengann menggunakan bantal agak tinggi
  • Kompreslah bagian yang memar menggunakan air dingin
  • Bila terjadinya pembengkakan semakin membesar, bawalah ke dokter atau Rumah sakit
  • Obat untuk melawan rasa sakit dapat diberikan untuk mengurangi rasa sakitnya.
  1. Gegar Otak

Tanda-tanda gegar otak dalam kasus kecelakaan bermotor diantaranya adalah pingsan sehabis terbentur. Jika sudah sadar, penderita lupa peristiwa yang telah terjadi sebelum kecelakaan

Tindakan Pertolongan yang dilakukan:

  • Bersihkanlah bagian mulut dan saluran nafas dari kotoran, lendir atau muntahan
  • Baringkanlah kepala hadap ke samping
  • Penderita tak boleh terlalu sering diangkat
  • Penderita yang telah sadar, perlu tapi berbaring dan hindarilah gelisah
  • Bawalah ke Rumah sakit

Bila gegar otak telah menunjukkan gejala pingsan, muntah ataupun masalah mental (diantaranya seperti kesulitan berbicara), maka sebaiknya segera hubungi dokter. Selain itu juga, jangan sekali-kali mencoba untuk mengkonsumsi aspirin, ibuprofen, ataupun obat-obatan anti inflamasi non-steroid lain karena akan dapat memicu pendarahan yang lebih parah. Dan yang terakhir, jangan tidur selama beberapa jam agar dapat lebih memahami gejala gegar otak yang telah dialami.

Beristirahatlah selama sepekan dari semua kegiatan fisik dan juga mental, termasuk nonton TV, menelepon dan juga bertemu teman, karena akan membuat kinerja mental jadi lebih baik dan meredakan gejala pada di penderita gegar otak.

Dalam sebuah laporan Journal of Pediatrics, istirahat selama sepekan penuh masih bermanfaat bahkan hingga berbulan-bulan sesudah orang mengalami cedera.
“Hal ini amat penting karena kita seringkali mendapati pasien dengan gejala pasca-gegar otak berbulan-bulan sesudah mengalami cedera,” kata seorang Direktur Pusat Gegar Otak Olahraga, New Jersey Rosemarie Moser, dan sebagai penulis utama penelitian tersebut.

Gejala pasca-gegar otak diantaranya sakit kepala, kelelahan, gangguan mental, sulit konsentrasi dan juga sulit tidur. Umumnya, istirahat adalah jenis perawatan utama namun bukan sistematis dan komprehensif, kata Rosemarie Moser. Istirahat bisa dilakukan secara beragam sesuai bagaimana para praktisi mengartikannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji sebuah hasil dari beristirahat dengan intensif.

Artikel menarik lainnya:

 

Ramuan Alami untuk Gegar otak:

Bahan-bahan yang diperlukan:
Umbi binahong dicampurkan dengan bahan-bahan lain dengan cara direbus bersama daun sirih, temulawak dengan perbandingan ganjil yakni : 7, 9, 13.

Cara meraciknya ramuan:
Bahan-bahan tersebut di atas dicuci hingga bersih, lalu direbus, sesudah dingin, saringlah dan hasilnya bisa diminum 2 kali sehari, dengan takaran satu gelas.

Sekian artikel kali ini tentang Tanaman Obat Tradisional Gegar Otak Ringan, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kita bersama.

Tanaman Obat Tradisional Gegar Otak Ringan | Planter | 4.5